Rukun Jual Beli

Pembaca yang budiman 

Kita sering mendengar kata rukun, akan tetapi sejujurnya "apakah kita tahu apa definisi rukun itu sendiri?!" Mungkin diantara anda yang menjawab, rukun itu damai.. simple sekali, tapi memang anda benar ^^.. 

Akan tetapi tatkala kita mendengar istilah rukun shalat, rukun haji, rukun jual beli dan seterusnya, lantas tahukah kita definisi rukun yang dimaksud dalam konteks ini?!
jujurlah bahwa saya dan anda harus banyak belajar lagi tentang suatu definisi yang kadangkala kita sering mendengarnya namun tak faham maksudnya.

الركن هو أحد الجوانب التي يستند إليها الشيء ويقوم بها ‏ 

Rukun menurut istilah fiqih adalah aspek dasar (asas, pilar) yang mana sesuatu bersandar dan tegak dengannya. 
Artinya apa?! Kedudukan dasar/asas/pilar ini melekat sebagai bagian esensi dari sesuatu tersebut, sehingga tatkala salahsatu saja "dasar/asas/pilar" terlepas dari sesuatu tersebut, maka sesuatu yang bersandar kepada dasar tersebut tidak dapat ditegakkan. wallahu a'lam.. 

Setelah mengetahui arti rukun secara ilmu fiqih, selanjutnya apa definisi jual beli?!
 Jual Beli adalah proses tukar menukar harta yang halal agar status kepemilikan harta berpindah dari penjual menjadi milik pembeli dengan cara yang dibenarkan oleh syariat. 

 Jadi singkatnya, rukun jual beli adalah pilar yang harus ada saat proses transaksi jual beli. Jika salahsatu pilar ini tidak ada maka dipastikan proses jual beli tidak dapat dilakukan.  

Rukun Jual Beli 

 Jual beli memiliki 3 rukun: 
1. Al- ‘Aqid (orang yang melakukan transaksi/penjual dan pembeli) 
2. Al-‘Aqd (transaksi) 
3. Al-Ma’qud ‘Alaihi (objek transaksi mencakup barang dan uang)

Djogja, Senin Sore 09 Rabi'ul Awwal 1434 H - 21 Januari 1434 M

Baca juga:

1. Syarat Jual Beli >> http://www.khodeejahboutique.com/2013/01/syarat-jual-beli.html
2. Hukum Jual Beli Online Via Internet, BBM dan Sejenisnya >> http://www.khodeejahboutique.com/2013/01/hukum-jual-beli-online-via-internet-bbm.html