Syarat Jual Beli

Ibadah jika ingin sah dan diterima harus terpenuhi 2 syarat mutlak yakni ikhlas lillahi ta'ala dan ittiba' mengikuti contoh nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam. Hal ini tidak hanya berlaku dalam ibadah, perkara duniapun seperti muamalah jual beli ada syarat-syaratnya sehingga jual belinya menjadi sah. 

Tapi tahukah pembaca apa itu pengertian syarat? 

 الشَّرْطُ ما لا يتم الشيءُ إلا به ، ولا يكون داخلاً في حقيقته

Syarat (menurut ilmu fiqih) adalah tiap apa saja yang tanpanya sesuatu menjadi tidak sah dan dia bukan merupakan hakikat dari sesuatu tersebut. 

 Semoga dengan contoh, pembaca bisa memahami: 
 Jual Beli, Ketahuilah ada 8 Syarat jual beli (berdasarkan Alquran dan hadits shahih):
1. Ijab dan qabul 
2. Ridho sama ridho
3. Dilakukan oleh orang yang benar untuk melakukannya 
4. Barang yang diperjualbelikan halal
5. Penjual barang adalah pemilik atau yang mewakili 
6. Barang yang diperjualbelikan dapat diserahterimakan 
7. Barang yang diperjualbelikan diketahui oleh kedua belah pihak 
8. Harga barang ditentukan dengan jelas ketika akad 

 Maka tanpa salahsatu saja dari kedelapan syarat diatas maka menjadikan jualbeli tidak sah.. Sehingga inilah yang dinamakan syarat jual beli. Dan perlu diketahui bahwa kedelapan syarat diatas bukan merupakan hakikat pilar dalam jual beli.

 Sehingga dari sini terlihat perbedaan mendasar antara syarat dan rukun dalam jual beli, 
jika rukun merupakan pilar yang melekat tak terpisahkan dalam transaksi jual beli, sedangkan syarat adalah bukan pilar jualbeli melainkan hanya sekedar penunjang atas pilar tersebut agar transaksi jual beli menjadi sah.

Djogja - Malam selasa, 10 Rabi'ul Awwal 1434 H - 21 Januari 2013 M

Baca juga:

Rukun Jual Beli >> http://www.khodeejahboutique.com/2013/01/rukun-jual-beli.html
Hukum Jual Beli Online Via Internet, BBM dan Sejenisnya >> http://www.khodeejahboutique.com/2013/01/hukum-jual-beli-online-via-internet-bbm.html